Siapa yang Berhak Dapat Subsidi Apartemen atau Rusun

Siapa yang Berhak Dapat Subsidi Apartemen atau Rusun – Pemerintah sedang gencar-gencarnya menggenjot ambisi untuk membangun seribu tower rumah susun sederhana (rusuna). Rencananya, 50 persen berada di Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi). Wilayah Jawa non – Jabodetabek (misalnya Bandung dan Surabaya) kebagian jatah 30 persen. Sedangkan 20 persen sisanya dialokasikan untuk pembangunan luar Jawa khususnya Batam.

Program subsidi apartemen atau rusun ini memang dialokasikan bagi masyarakat dengan penghasilan menengah ke bawah. Bagi yang berhak akan ada subsidi uang muka dan subsidi bunga. Asyiknya, bukan hanya Jakarta yang akan kebagian. Kota-kota besar lainnya juga akan mendapat giliran.

Beberapa waktu lalu Jusuf Kalla (Wakil Presiden kala itu) marah-marah. Menyaksikan pembangunan rumah susun (rusun) di kawasan Kemayoran, Jusuf Kalla (JK) murka karena proyek itu stagnan selama tiga bulan. Pak JK tidak habis pikir mengapa proyek itu masih terbengkalai. “Ada lahan ada izin ada uang, ada pembeli, ada kontraktor. Semua pajak dibebaskan. Apa yang belum selesai? Siapa yang salah?” Kalla mencecar. “Yang tidak ada itu semangat”, kata Kalla. Hadirin hening mendengarkan (lihat Koran Tempo-Minggu 16 Maret 2008)

Subsidi Dari Mana ?

Sikap Pak JK yang rada emosional itu membuktikan komitmen pemerintah untuk mempercepat realisasi program seribu menara rumah susun sederhana. Kota-kota besar seperti Jakarta memang sudah waktunya tumbuh ke atas, bukan melebar ke pinggiran. Menurut Fauzi Bowo (Gubernur DKI kala itu), wilayahnya membutuhkan 28 ribu unit rumah susun. Pemerintah DKI hanya mampu menyediakan 3.360 unit atau hanya 15 persennya. Sisanya disediakan oleh pihak swasta.

Pasukan Synergy

Tapi, walau dikembangkan oleh swasta pemerintah tetap memberikan subsidi dan insentif. Para pengembang berhasil mendesak pemerintah untuk memberikan insentif pajak, yaitu pembebasan PPN (Pajak Pertambahan Nilai) dan PPh (Pajak Penghasiln) Final 1 persen bagi pengembangan rumah susun (rusun) murah. Keppres No 22 Tahun 2006 tentang Tim Koordinasi Percepatan Pembangunan Rumah Susun di Kawasan Perkotaan telah dikeluarkan. Keppres itu membuat perizinan membangun menjadi gampang.

Selain itu, membangun rusuna (rumah susun sederhana) bagi pengembang lebih mudah daripada membangun RSh (rumah sederhana). Sebab tidak memerlukan lahan besar. Bagi pengembang yang sudah memiliki “stok” berupa tanah, tentu lebih gampang lagi. Apalagi, mereka boleh menjual rusuna dan apartemen komersial dalam satu lokasi. Ini membuat mereka gampang melakukan subsidi silang.

Istilah resmi bagi rumah susun sederhana bersubsidi adalah RUSUNAMI (rumah susun sederhana milik). Kepada pemiliknya dijanjikan   sertifikat strata tittle. Tapi dalam promosi para pengembang pun menyebut rumah susun sederhana bersubsidi itu dengan istilah “apartemen bersubsidi”. Nama yang keren memang efektif sebagai magnet untuk memancing calon pembeli.

Pasukan Synergy

Demikian info tentang Siapa yang Berhak Dapat Subsidi Apartemen atau Rusun semoga bermanfaat.

sumber: Beli Apartemen Pakai Duit Orang Lain, William Tanuwidjaja

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

Komunitas SB1M
loading...
Hosting Berkualitas
Share