Lingkup Kerja Seorang Broker Properti

Lingkup Kerja Seorang Broker Properti – Peran seorang broker properti tidak sulit tetapi juga tidak gampang. Banyak anggapan dari masyarakat tentang broker yang lebih di pandang sebagai seorang calo dan tukang pungut saja. Oleh karena itu, profesionalitas seorang broker harus terus ditingkatkan. Karena semakin tinggi profesionalitas maka pendapatan yang diperoleh juga semakint tinggi bahkan bisa sekelas seorang direktur.

Berikut ini lingkup kerja seorang broker properti :

  1. Problem Seeker (Pencari Masalah)
  2. Perantara
  3. Katalisator
  4. Negosiator
  5. Pembuka Jalur Komunikasi
  6. Problem Solver (Pemberi Solusi)

Sebagai seorag broker properti, Anda harus tahu dan mengerti tugas-tugas yang harus dilakukan. Berikut ini beberapa tugas dari seorang broker properti yaitu :

  1. Memasang papan promosi baik di depan properti atau di area sekitarnya serta memastikan sudah terpasang dengan baik, terlihat dengan tingkat keterbacaannya tinggi
  2. Menyusun kalimat iklan dengan baik dan memasangnya
  3. Memastikan nomor telepon yang tercantum mudah dihubungi
  4. Memastikan penerima telepon menguasai spesifikasi rumah, seperti luas lahan dan bangunannya, harga yang ditawarkan dan kondisinya
  5. Pastikan penerima telepon mampu melayani dan menjawab pertanyaan dari calon pembeli dengan baik, agar calon pembeli tertarik mengunjungi lokasi properti
  6. Menyusun program pemasaran dalam sebuah jadwal tertentu yang sistematis dan teknis
  7. Menghubungi data base calon pembeli
  8. Membuat brosur dan membagikannya
  9. Mengantar calon pembeli ke properti yang dijual
  10. Membantu proses negosiasi antara pembeli dan penjual
  11. Melakukan kegiatan open house (menerima tamu dalam suatu kurun waktu, dengan tujuan membuka kesempatan pada calon pembeli mensurvei properti) dan memastikan properti siap
  12. Memberikan laporan tertulis maupun lisan kepada klien (pembeli dan penjual) mengenai perkembangan negosiasi, secara berkala
  13. Bekerjasama dengan notaris yang terpercaya dan berpengalaman dalam transaksi rumah
  14. Mengumpulkan dan mengecek persyaratan dan kelengkapan data penjual dan pembeli, dibantu oleh notaris dan instansi berwenang. Data dari pihak penjual dan pembeli berupa KTP (suami dan istri) WNI (suami dan istri), Akta Nikah dan Akta Kelahiran anak jika diperlukan serta Kartu Keluarga
  15. Mengumpulkan dan mengecek keabsahan maupun kelengkapan dokumen properti/rumah di antaranya berupa sertifikat bangunan dan tanah yang asli, IMB (Izin Mendirikan Bangunan), AJB (Akta Jual Beli) sebelumnya, bukti lunas PBB dan bukti lunas semua rekening
  16. Di awal, mengingatkan penjual akan biaya-biaya yang harus ditanggungnya, berupa PPH (Pajak Penjual), Pelunasan PBB sampai dengan tahun terakhir, pelunasan iuran kebersihan, rekening listrik, air dan telepon s/d bulan terakhir, dan pembayaran komisi 1-3 % dari nilai transaksi kepada agen properti, agar tidak menimbulkan kesalahpahaman
  17. Di awal, mengingatkan pembeli akan biaya yang harus ditanggung selain dari biaya rumah, yakni BPHTB (Pajak Pembeli) dan Biaya Notaris (Biaya Akta Jual Beli dan Biaya Balik Nama)
  18. Membantu melancarkan transaksi jual beli properti
  19. Memberikan pelayanan paska penjualan dalam kurun waktu tertentu sesuai perjanjian awal/kesepakatan
  20. Mempersiapkan pelelangan (ini dilakukan jika penjualan rumah dilakukan dengan cara lelang dan agen properti diberi kewenangan untuk hal tersebut)

Dalam bisnis properti formal dan melibatkan penjualan skala besar (unit properti berjumlah puluhan hingga ribuan sekali transaksi) yang bisa dilakukan dalam mengoptimalkan penjualan sesuai target adalah dengan :

Pasukan Synergy
  1. Memberikan pelayanan menyeluruh (full service) baik kepada developer (pengembang properti) maupun konsumen
  2. Membantu developer menyiapkan proyek
  3. Mencarikan pendanaan
  4. Menyusun strategi marketing
  5. Focus pelayanan, dari ritel (satuan) sampai membantu pencarian KPR (Kredit Pemilikan Rumah) yang tepat
  6. SDM berkualitas tinggi
  7. Desain kantor menarik dan rapi sehingga menunjukkan professionalitas
  8. Waktu tercepat dan harga tertinggi
  9. Kerja professional, terinci, lebih baik lagi dalam bentuk proposal
  10. Team work (kerja tim) yang baik

Demikian info tentangĀ Lingkup Kerja Seorang Broker Properti semoga bermanfaat.

Pasukan Synergy

Sumber : Kaya Jadi Broker Properti, Handy S. Winata

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

Komunitas SB1M
loading...
Hosting Berkualitas
Share