Lantai Teraso Lantai yang Ramah Lingkungan

Lantai Teraso Lantai yang Ramah Lingkungan – Lantai merupakan bagian dari bangunan yang selalu bersentuhan dengan penghuninya karena setiap saat lantai menjadi tempat berpijak ketika menuju ke ruang yang satu dengan yang lainnya di dalam rumah atau keluar masuk rumah. Lantai yang bahan dasarnya tidak kuat akan mengakibatkan cepat rusak sehingga diperlukan kualitas lantai yang bahan dasarnya lebih kuat atau keras. Seperti mempergunakan bahan lantai terrazzo/teraso yang dapat menjaga ketahanan lantai rumah yang ada.

Teraso merupakan bahan bangunan yang lazim digunakan sebagai penutup lantai atau dinding dengan ukuran pasaran 30 cm x 30 cm. Teraso yang diterapkan di lantai maupun dinding merupakan bahan yang ramah lingkungan karena bahan dasarnya dari pecahan kerang yang alami. Teraso dibagi menjadi dua bahan yang permukaannya lebih kasar dan permukaan yang lebih halus dan mengkilap.

Perbedaannya terletak pada bahan campurannya yaitu bila teraso yang permukaan lebih kasar campurannya dari batuan marmer yang kasar dan satunya memakai batuan marker yang halus. Bahan dasar lantai teraso sama dengan lantai tegel (campuran semen, pasir dan pecahan marmer), yang menjadi pembedanya ialah lantai teraso adalah kombinasi campuran lantai tegel ditambah dengan kerang laut sehingga terlihat lebih keras dengan corak berbagai variasi dengan efek yang mengkilap pada lantai.

Untuk melakukan pemasangan lantai teraso terlebih dahulu adalah menyediakan tempat atau lahan lantai. Setelah tersedia lahan kemudian dibersihkan dan diratakan permukaannya. Buat ukuran yang lebih tebal sebagai tempat pemasangan kemudian pilih teraso yang akan dipasang. Pilih jenis teraso yang akan dipasang sesuai lokasi pemasangannya, jika ingin dipasang di bagian luar pilih dengan teraso yang permukaannya lebih kasar, begitupula sebaliknya bila ingin diterapkan di dalam rumah pilih yang halus permukaannya

Oles teraso dengan perekat adhesive agar dapat merekat sempurna dan tidak mudah lepas jika sudah kering. Kemudian gosok terlebih dahulu ubin teraso agar lebih padat dan halus dan menghindari adanya rongga udara yang dapat mengakibatkan permukaan teraso mudah pecah. Terakhir pasang satu per satu lantai dan dicor / dipasang seperti memplester lantai pada umumnya.

Pasukan Synergy

Tidak kalah pentingnya dalam memiliki lantai teraso ialah dalam hal perawatan dan kebersihannya. Untuk perawatannya tempatkan keset di depan pintu masuk seperti pasir agar tidak mudah merusak permukaan lantai teraso. Jika terkena tumpahan cairan minuman atau makanan segera lap agar tidak membekas dan meresap ke dalam lapisan teraso yang dapat berpotensial timbulnya jamur. Agar lantai tidak ada bekas seperti terbakar, sebelum meletakkan minuman dan makanan yang panas di lantai teraso beri alas.

Bila lantai sudah tampak kurang mengkilap poles ulang dengan meminta bantuan jasa poles yang berpengalaman. Jika ada permukaan lantai yang tergores, haluskan goresan menggunakan bahan campuran obat pembersih yang sudah dipadatkan. Namun jika goresan tersebut terlihat besar, gunakan alat penghalus lantai.

Selain perawatan lantai teraso juga perlu dibersihkan. Sapu secara rutin agar kotoran atau pasir di lantai teraso menjadi bersih. Pergunakan sapu atau pembersih yang tidak keras agar permukaan lantai tidak tergores. Pel lantai dengan pembersih berbahan PH netral. Bilas dengan alat pel lantai. Pada bagian sudut atau pinggir lantai yang susah dibersihkan, bersihkan dengan kain pel menggunakan tangan.

Bilasan terakhir, pergunakan air yang disaring agar bercak putih tidak timbul di permukaan lantai. Keringkan secara menyeluruh permukaan lantai teraso dengan kain yang tebal tetapi halus. Jangan lupa cek kebersihannya dengan menggunakan tangan atau lutut.

Dengan menciptakan suasana yang ramah lingkungan menjadikan suasana seisi rumah tampak alami dan menjadi nyaman ketika berlalu lalang di atasnya.

Demikian tips property tentang Lantai Teraso Lantai yang Ramah Lingkungan semoga bermanfaat.

Pasukan Synergy

Sumber: Cahyo M, Designer Interior dan Eksterior Keluarga

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

Komunitas SB1M
loading...
Hosting Berkualitas
Share