Broker Properti adalah Pihak Ketiga dalam Dunia Properti

Apa itu broker properti? Pernah dengar istilah mak comblang dalam percintaan yang bertugas mengenalkan dua orang dengan strategi jitu supaya pasangan bisa bertemu dan berkenalan yang akhirnya saling suka (jadian) bahkan sampai menikah. Jika orang pertama mengeluh, mak comblang juga yang berusaha menyampaikan pesan itu kepada orang kedua. Begitu juga jika sejoli tidak jadi bersatu, mak comblang juga dianggap gagal. Di dunia properti, penjualan dan pembelian melalui broker properti layaknya penyatuan sepasang kekasih oleh mak comblang. Jadi Broker Properti adalah pihak ketiga dalam dunia properti untuk menyatukan antara pembeli dan penjual properti.

Setelah developer menghasilkan produk (properti), bisa jadi properti yang dihasilkan tidak bisa berada di tangan pembeli sesuai target penjualan. Properti disini berbentuk segala macam fungsi tanah dan bangunan baik yang dijual atau disewakan diantaranya rumah, ruko, rusun, town house, apartemen, kondominium, bahkan tanah kosong. Nah disini dibutuhkan satu pihak (broker properti) lagi dalam mengusahakan yang terbaik bagi pembeli dan produsen (developer). Developer puas karena produknya laku dan pembeli juga puas karena telah membeli properti yang tepat dan sesuai kebutuhan.

Broker properti bisa perorangan maupun perusahaan, dengan sistem kerja dan target pasar yang berbeda pula. Pada prinsipnya broker properti menjual jasa negosiasi, konsultasi hingga perencanaan penjualan yang diperlukan, demi terjadinya jual beli seperti yang diinginkan oleh kedua belah pihak. Maka persepsi yang muncul di masyarakat broker itu hanya sebatas calo, tukang pungut komisi, pihak yang hanya memperpanjang rantai masalah dan sebagainya. Sebenarnya persepsi itu tidak tepat lagi karena dalam skala penjualan yang besar, peran broker properti (agen properti) semakin penting.

Point Utama Broker Properti

Ada dua poin utama kenapa broker properti perlu dilibatkan dalam proses transaksi jual beli suatu produk (properti) yaitu

1. Lebih aman dan praktis bagi developer

Misalnya dalam penjualan unit-unit apartemen yang jumlahnya ribuan, bukankah lebih aman dan praktis jika penjualan dipegang oleh lembaga tertentu (broker properti)? Jadi, developer tinggal terima bersih hasilnya. Adanya agen atau broker properti yang berdiri sebagai tangan kedua akan meringankan beban produsen atau developer sehingga bisa fokus ke pengembangan produk berikutnya.

2. Tempat konsultasi bagi pembeli

Kebebasan pembeli dalam memilih properti sangat dijunjung tinggi. Hasilnya pembeli akan lebih puas. Broker adalah tempat curahan segala komplain, tong konsultasi dan rekan yang pertama untuk para pembeli. Pembeli tidak perlu begitu repot melalui tetek bengek uruasan legaldan negosiasi yang kadang tidak berujung tercapainya kesepakatan. Adanya broker juga akan meringankan beban pembeli. Pembeli akan mendapatkan properti yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan. Pembeli adalah raja, nah broker properti adalah patih yang siap sedia menjalankan titah demi tercapainya tujuan raja.

Pasukan Synergy

Legalitas Broker Properti

Menteri Perdagangan R.I. telah menerbitkan peraturan No. 33/M-DAG/PER/8/2008 tentang perusahaan perantara perdagangan properti. Aturan yang paling penting dari peraturan tersebut adalah setiap perusahaan broker harus memiliki Surat Izin Usaha Perusahaan Perantara Perdagangan Properti (SIU-P4). Izin tersebut dikeluarkan oleh Direktur Bina Usaha Dan Pendaftaran Perusahaan Departemen Perdagangan. SIU-P4 dan setiap lima tahun SIU-P4 harus didaftar.

Pasukan Synergy

Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk mendapatkan SIU-P4 antara lain, memiliki paling sedikit 2 orang tenaga ahli sebagai pimpinan perusahaan dan seorang broker properti. Semua bentuk perusahaan bisa mengajukan SIU-P4, baik berbentuk PT, CV, koperasi, firma, ataupun perorangan. Jadi broker tradisonal juga diakomodir dalam peraturan ini. Setelah memegang SIU-P4, setiap perusahaan wajib menyampaikan laporan kegiatan perusahaan, seperti hasil penjualan tahunan, kepada Direktur Direktur Bina Usaha Dan Pendaftaran Perusahaan Departemen Perdagangan, setiap satu tahun sekali.

Demikian info tentangĀ Broker Properti adalah Pihak Ketiga dalam Dunia Properti semoga bermanfaat.

Sumber : Kaya Jadi Broker Properti, Handy S. Winata

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

Komunitas SB1M
loading...
Hosting Berkualitas
Share