Beberapa Keuntungan Menjadi Seorang Broker Properti

Beberapa Keuntungan Menjadi Seorang Broker Properti – Menjadi seorang broker properti sekarang tidak bisa dipandang sebelah mata, karena banyak dari broker-broker properti yang sukses dan berhasil mendapatkan penghasilan yang besar. Selain itu menjadi seorang broker properti juga mempunyai beberapa keuntungan yang bisa Anda dapat. Berikut ini Keuntungan Anda jika menjadi seorang broker properti yaitu :

1. Modal Kecil

Bisnis broker properti bisa dikatakan bermodal nol tetapi hasilnya banyak nol di belakang angka. Bila dibandingkan dengan bisnis lainnya misalnya sebut saja bisnis toko kelontong atau mini market, broker relatif lebih kecil modalnya. Untuk membuka mini market minimal membutuhkan tempat, rak, barang-barang jualan dan sebagainya yang semuanya membutuhkan dana sekitar Rp 30 juta apalagi kalau menggunakan sistem franchise lebih dari Rp 200 juta.

Broker dibagi menjadi dua yaitu broker tradisional dan broker formal. Broker tradisional adalah broker yang bertindak tanpa membawa label instansi tertentu dan bekerja sendirian serta independen tanpa terikat. Sedangkan broker formal yaitu broker yang tergabung dalam salah satu agen properti dan mengikuti cara kerja di tempat tersebut. Jika berniat menjadi broker formal di salah satu agen properti tertentu, Anda biasanya disyaratkan untuk membayar Rp 1-2 juta untuk biaya training, sertifikasi dan keperluan lain. Tetapi terkadang ada agency properti yang tidak memungut biaya apapun.

2. Hasil Besar

Pasukan Synergy

Komisi broker bisa dihitung sebesar 1 – 3 persen tergantung nilai properti yang ditransaksikan. Biasanya semakin tinggi nilai propertinya maka semakin kecil komisinya. Coba Anda berhasil menjual properti dengan harga yang tinggi maka akan mendapat komisi yang besar. Prinsip bisnis penjualan atau penyewaan properti sama seperti menjual barang kelontong dengan sistem barter, bedanya pada bisnis broker properti barang yang dijual nilainya tinggi.

3. Waktu Kerja Fleksibel

Bisnis broker adalah bisnis yang tidak terikat waktu, jadi bisa sambil menyalurkan hobi bepergian, mengantar dan menjemput anak ke sekolah setiap hari dan lain sebagainya. Broker hanya tinggal mengatur waktu pribadi dengan urusan temu prospek (pembeli dan properti) tanpa ada batasan waktu kantoran. Broker tidak perlu datang setiap hari ke kantor, berada di belakang meja dan menunggu ada perintah baru bekerja. Hidup dan penghasilan bisa ditentukan sendiri oleh broker. Produktivitas dalam mencari prospek properti dan pembeli adalah yang terpenting.

4. Bisnis Adil

Bisnis broker properti adalah bisnis yang adil. Karena di bisnis ini siapa yang bekerja lebih giat akan menghasilkan komisi yang lebih besar dari pada yang hanya bermalas-malasan. Meskipun ada leader atau senior di kantor, penghasilan seorang broker tidak akan dipotong untuk mereka. Kecuali, jika seorang broker meminta bantuan atau mendapatkan prospek dari mereka. Mendapatkan prospek dari senior maksudnya seorang broker mendapatkan pembeli atau penjual dari senior dan broker tersebut tinggal melanjutkan pendekatan sehingga terjadi transaksi.

5. Relasi Luas

Inti kesuksesan seorang broker paling banyak dipengaruhi oleh jaringan atau relasi yang dipunya. Relasi yang luas akan menciptakan peluang yang makin banyak dalam mendapatkan prospek pembeli dan properti. Bukan tidak mungkin seorang broker akan menemukan prospek dari lemparan broker kenalan. Kalau sudah begitu keuntungan bisa dibagi dua. Jika dilihat dari alurnya, dalam kasus ini broker sudah memotong jalur yang merepotkan yaitu pencarian prospek.

6. Risiko Terkendali

Bicara masalah risiko memang akan menyurutkan nyali. Tapi sepanjang seorang broker melakukan prosedur dan etika berbisnis yang benar maka akan mampu mengurangi risiko yang ada. Di antara risiko-risiko yang ada, yang sulit dikendalikan adalah persaingan yang tidak sehat di lapangan. Risiko yang besar namun masih dikendalikan adalah dari sisi properti. Properti yang bermasalah seperti sengketa atau kualitas bangunan yang jelek, akan membawa risiko bisnis yang besar pula. Sulitnya penjualan bangunan yang bermasalah pun, jika bisa ditangani dengan baik pasti akan menghasilkan komisi yang tinggi pula. Risiko pekerjaan broker yang biasa ditemukan sehari-hari adalah dampratan dan dicuekin. Tapi itu semua tidak akan terjadi jika broker mampu melengkapi dirinya dengan pelayanan yang memuaskan dan cara berkomunikasi dengan baik.

Pasukan Synergy

Demikian info tentang Beberapa Keuntungan Menjadi Seorang Broker Properti semoga bermanfaat.

Sumber : Kaya Jadi Broker Properti, Handy S. Winata

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

Komunitas SB1M
loading...
Hosting Berkualitas
Share